Akselerasi Kurikulum Merdeka: MTs-MA Nurussalam Mubarok Gelar Workshop Modul Ajar Berdiferensiasi, P5P2RA, dan Digital Learning
REMBANG – Kualitas pendidikan sangat bergantung pada kompetensi tenaga pendidiknya. Menjawab tantangan era pendidikan modern yang semakin dinamis, MTs dan MA Nurussalam Mubarok secara proaktif menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru. Kegiatan intensif ini difokuskan pada Penyusunan Modul Ajar yang Berdiferensiasi, Implementasi P5P2RA, serta pemanfaatannya yang terintegrasi dengan ekosistem Digital Learning.
Acara yang berlangsung pada Selasa (8/9/2026) ini diikuti oleh seluruh dewan asatidz (guru) dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah (MA). Tujuannya adalah untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan keterampilan pedagogik guru dalam mengeksekusi Kurikulum Merdeka secara paripurna di dalam kelas.
Tiga Pilar Utama Pembahasan Workshop
Workshop ini bukan sekadar pemaparan teori, melainkan bimbingan teknis (Bimtek) yang mengharuskan para guru menghasilkan output berupa modul ajar siap pakai. Materi pemaparan dirancang secara holistik, mencakup tiga aspek krusial dalam Kurikulum Merdeka yang berbasis ke-Kemenag-an:
- Pembelajaran Berdiferensiasi: Melatih guru memetakan gaya belajar santri (visual, auditori, kinestetik) dan merancang skenario pembelajaran yang mengakomodasi keragaman minat serta kemampuan siswa.
- Implementasi P5P2RA: Mengintegrasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA) guna menanamkan karakter moderasi beragama, kemandirian, dan gotong royong.
- Digital Learning: Transformasi dari modul cetak konvensional menuju modul ajar digital yang interaktif menggunakan berbagai platform edukasi kekinian (LMS, aplikasi kuis interaktif, dsb).
Mencetak Pendidik Visioner di Era Society 5.0
Melalui pelatihan ini, para dewan asatidz diajak untuk mengubah paradigma mengajar. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai satu-satunya sumber pengetahuan (teacher-centered), melainkan sebagai fasilitator yang menjembatani siswa dengan ragam sumber belajar digital (student-centered). Modul ajar yang disusun pun dirancang lebih aplikatif, sehingga proyek-proyek P5P2RA dapat diimplementasikan dalam bentuk karya nyata.
Pimpinan Yayasan dan Kepala Madrasah berharap, pembekalan skill pedagogik digital ini akan langsung berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di kelas. Dengan dewan guru yang kompeten, inovatif, dan melek teknologi, MTs-MA Nurussalam Mubarok siap mencetak generasi pemimpin masa depan yang intelektual, berwawasan global, namun tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
"Inovatif dalam Mengajar, Inspiratif dalam Mendidik"